jam

Kamis, 03 Desember 2015

HARI PAHLAWAN

HARI PAHLAWAN


 
Hari Pahlawan 10 November 1945 merupakan peringatan tahunan untuk memperingati Pertempuran Surabaya, dimana pasukan-pasukan pro kemerdekaan Indonesia bersama para milisi bertempur melawan pasukan Inggris dan Belanda sebagai bagian dari Revolusi Nasional Indonesia. Pertempuran Surabaya yang menjadi latar belakang sejarah Hari Pahlawan 10 November 1945 sendiri mencapai puncak pada bulan tersebut, dimana terjadi pertempuran yang dianggap sebagai pertempuran revolusi paling berat dan kemudian menjadi simbol perlawanan bagi tentara Indonesia. Pertempuran yang dianggap sebagai sebuah aksi heroik ini membantu menggembleng rakyat Indonesia dan sokongan dari pihak internasional untuk Indonesia. Pertempuran Surabaya ini terjadi dari tanggal 27 Oktober hingga 20 November tahun 1945 dengan jumlah tentara 20.000 infanteri dan 100.000 pasukan milisi di sisi Indonesia, sementara pihak Inggris menyerang dengan 30.000 pasukan ditambah dengan tank, pesawat, dan kapal perang.

Hikmah Hari Pahlawan
1.   Senantiasa mengenang perjuangan para pejuang dulu yang telah gigih untuk merebut kemerdekaan dari para penjajah.
2.        Menjadi motivasi bagi kaum muda agar tetap berjuang di jalan yang benar.
3.        Menjadi landasan dalam perpijak bahwa perjuangan butuh pengorbanan.
4.       Menjadi pelajaran bahwa sebuah impian agar meraih kesuksesan yang gemilang, semuanya butuh proses dan proses butuh waktu, tidak instan (ujug-ujug). Sehingga orang yang ingin sukses adalah orang yang mau untuk berproses diri.
5.    Dapat mempertebal keimanan kita, dimana orang yang senantiasa berjuang denga ikhlas dan mengharap ridha Allah SWT akan mendapat balasan pahala yang setimpal dengan jerih payahnya yang ia perjuangan.

Hakikat, esensi dan substansi makna pahlawan di era modern sekarang ini adalah orang-orang yang senantiasa bisa melawan hawa nafsu dari perbuatan mungkar. Perbuatan mungkar dalam arti disini adalah sangat luas yaitu korupsi, mencuri, merampok, mengedarkan dan konsumsi narkoba, berperilaku sewenang-wenang, tidak menghormati orang lain meras hebat sendiri, merasa kaya sendiri,merasa pintar sendiri, berkhianat, tidak amanah, bergaya hedonisme, lebih cinta produk luar negeri dan lain sebagainya.
Dengan kata lain, salah satu makna pahlawan di era modern adalah orang-orang yang senantiasa bisa melawan hawa nafsunya dari perbuatan korupsi, dimana korupsi sangat menyengsarakan masyarakat banyak dan membuat negara bangrut.
Oleh karena itu, pergeseran nilai dan makna pahlawan senantiasa untuk mengikuti perkembangan zaman yang ada agar senantiasa generasi muda sekarang ini lebih ke dalama mengimplementasikan nilai-nilai perjuangan yang ada, sehingga tidak kehilangan jati diri dan pijakan dalam setiap langkah dan geraknya.
Di samping itu, keteladanan para pemimpin kita juga sangat perlu ditonjolkan dan ditularkan ke generasi sekarang. Sehingga para generasi kita punya sosok dan figur yang senantiasa dapat menjadi inspirasi dalam bergerak dan berkarya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar